Bahagia

Bahagia

Musim hujan tiba.

Aku, kamu, dan hujan. Kita berjalan bersisian, menggenggam jemari seakan setiap ruasnya adalah janji. Beberapa detik tanpa kamu sadari, aku menikmati senyum kamu. Hangat walaupun kala hujan. Beberapa detik, aku tahu, kamu pun menikmati senyum ku. Ya, aku, kamu adalah pecinta rintik hujan. Kita berjalan berjingkat menghindari air-air yang menggenang di bumi. Lain waktu kita menghentak keras air-air itu untuk mengundang canda. Sesederhana itu aku merasa bahagia…

Aku, kamu, secangkir kopi, dan secangkir teh. Kita duduk bersisian, sibuk merapal kalimat demi kalimat dalam buku kesukaan kita masing-masing. Aku dengan novel cintaku, kamu dengan sebuah buku penuh angka. Aku sibuk menyesap secangkir penuh creme caramel dan kamu sibuk menyesap secangkir penuh american coffee. Berjam-jam berlalu, aku, kamu, tidak mampu melebur lebih dalam lagi dengan buku-buku itu.. Lalu kamu akan bertanya, “Adakah tokoh pria dalam novel itu yang membuatmu bahagia?”. Lalu aku pun akan bertanya, “Adakah angka di dalam buku itu yang membuatmu cemas?” Ya, kita memang tidak pernah berpisah sepenuhnya. Dalam larutan buku-buku, secangkir teh, dan secangkir kopi itu, aku dan kamu tetap bersisian. Sesederhana itu aku merasa bahagia…

Aku, kamu, dan sepotong coklat. Kita merebahkan diri bersisian di atas rumput basah itu. Ya, sekali seminggu kamu selalu membawakan sepotong coklat kesukaanku. Kamu akan menceritakan mimpi-mimpimu. Aku mendengarkan dengan seksama. Keinginanmu untuk menaiki puncak Eiffel dengan pendamping hidupmu. Aku tertawa. Kekanakan untuk ukuran pria sepertinya, pikirku. Lalu aku akan tertidur sambil menggenggam coklat pemberianmu. Sesederhana itu aku merasa bahagia…

Sesederhana itu aku merasa bahagia, saat pertama kali kita bertemu, kamu menanyakan namaku dan bertanya apakah kamu boleh berteman denganku.

Sesederhana itu aku merasa bahagia, saat pertama kali kamu meminjam buku ku.

Sesederhana itu aku merasa bahagia, saat aku merelakan kamu sepenuhnya untuk mencintainya.

Sesederhana itu aku merasa bahagia, saat kamu tidak menghiraukan teleponku karena pria itu.

 

Setelah sekian tahun, kudapati surat kumal yang kamu simpan dalam kotak perak pemberianmu di tahun kedua kita berteman. Tertulis,

“Sesederhana rintik hujan membasahi pipimu. Sesederhana kamu menyesap teh kesukaanmu. Sesederhana kamu mengotori pipimu dengan coklat. Aku selalu berpikir, seandainya sesederhana itu aku dapat membahagiakan kamu di sepanjang hidupmu. Seandainya kamu tahu betapa sedihnya aku saat kamu katakan kalau kamu mencintai pria itu. Seandainya kamu tahu betapa sedihnya aku saat kamu tersenyum melihatku dengan kekasihku. Seandainya kamu tahu, ratusan kali aku mengatakan betapa aku mencintai kamu setiap kali kamu tertidur dengan coklat di genggamanmu. Seandainya aku memiliki cara untuk membuatmu bahagia..”

Aku menitikkan air mata, berkata dalam hati, “Seandainya aku tidak menghiraukan permintaanmu untuk tidak membuka kotak ini..  Sesederhana itu aku akan bahagia..”

Singapore Trip part 1

Singapore Trip part 1

Nah, setelah menghabiskan waktu liburan kemarin ke Bali, liburan panjang kali ini daku akhirnya ke Singapore setelah berbulan-bulan ngiler ke Phuket. Loh, kenapa gak ke Phuket aja chyin?? Tiket plus embel-embelnya kemahalan cuy (padahal jatoh-jatohnya sama juga kayak ke singapore).

Trip kali ini pesertanya cuma 2 orang: daku dan Dee, temen kerja daku sebelum akhirnya dia buka usaha sendiri. Wah, karena daku pergi sama orang yang stingy dan gak mau rugi baik duit dan waktu, akhirnya satu Singapore terjelajahi sekalipun di sana seharian hujan gak berhenti-henti dan begitu nyampe Jakarta, badan langsung memar biru-biru entah karena masuk angin gara-gara ujan-ujanan ato karena ada setan Singapore yang nyubit-nyubit badan daku #yakaleMay

Trip kali ini bisa dibilang spontan karena setelah direncanain bulan Oktober kemarin, daku dan Dee gak pernah ketemu untuk ngomongin itinerary dll. But see, semuanya lancar jaya! (itinerary-nya lancar jaya, tapi pesawatnya yang edan!)

December 17th, 2011

Setelah nginap di rumah sodara seminggu penuh dan pulang ke rumah di hari Jumat, belum siap packing untuk sabtu, akhirnya Sabtu pagi packing kilat! Ke Bandara pake Damri (Rp 20.000 sajah), ternyata enak juga loh! Duduk anteng manis, bilang aja ke mas kondektur-nya “turun di terminal 3, Air Asia yah pak” Oh ya, FYI, sejak bulan November yang lalu semua penerbangan Air Asia baik domestik ataupun internasional semuanya di terminal 3 loh!

Lanjut…

Udah nyampe di bandara, ada kejadian lucu bagi orang-orang tapi sial bagi daku. Jadi, karena banyak orang bilang kalo di Singapore air mineral harganya mahal buanget dan mesti bawa bekal air dari rumah, jadi daku sengaja tuh beli air mineral 1,5L dari rumah. Pas ketemu Dee di bandara, dia bilang kalo pas berangkat gak boleh bawa liquid lebih dari 600ml. Eh… Sial! Jadi, daku minumin tuh air dari 1,5L sampe sisa paling 300ml. Kembungnya gak sebanding sama kenyangnya! Pas mau ke boarding pass, eh ternyata gak boleh bawa air mineral kemasan, bolehnya bawa botol minum yang kayak lock n lock! Hih! Karena gak mau rugi, jadi sisa air di botol, daku minum aja sampe abis! Kembung to the max, tapi perut kelaperan. Daku sebelomnya beli donat, eh ternyata gak boleh dibawa masuk juga donk, sodara-sodara! Jadi, DAKU HABISIN SEKALIAN SEMUA DONATNYA. 3 pieces donat chyin! Kasian si perut, dihukum segini rupa sama pak penjaga boarding pass :(

Lanjut…

Akhirnya udah kembung dan kenyang, daku berangkat juga ke Singapore naik pesawat yang terkenal murah walopun gak murah-murah banget… Syuuuung.. Akhirnya sampe di Changi tepat waktu. Agak-agak kayak bebek nyasar di Changi karena belum pernah kesitu, panik karena gak tau mesti naik apa ke penginapan (Fyi, daku nginep di daerah Serangoon, Woodleigh, apartemen sodaranya temen. Gak terlalu murah, tapi ya udah lah cukup aman karena kenal). Semua brosur wisata lah, peta lah, segala macem diambil sampe  tas isinya penuh. Message ke orang penginapan, katanya naik taksi aja lebih gampang (ya iya, orang gak bisa baca juga ngerti naek taksi gampang, bayarnya yang gak gampang, chyin!). Tapi karena daku dan Dee pelit dan terlalu WISE untuk ngeluarin duit buat taksi, kita tetep keukeuh nyari public transportation. Dan… Voilaaa! Akhirnya kita naik bus 53 dari Changi ke Nex Shopping Mall deket tempat penginapan dengan membayar $2 sajah (bayangin naek taksi bisa sampe $20). Akhirnya kita dijemput di halte bus, trus lanjut bus nomor berapa gitu ke Woodleigh. Nyampe di penginapan, kita tewassss, tidur sambil berenang di atas brosur-brosur. Siap-siap tenaga buat besok..

December 18th, 2011

Bangun super pagi karena gak mau rugi waktu. Kita bangun jam 5.30 waktu setempat. Rencananya hari ini mau ngikut yang punya apartemen ke gereja, tapi akhirnya karena takut gak cukup waktu, kita langsung ke Jurong bird park yang ternyata jauhnya kayak Kelapa Gading-Bogor via tol. Naik MRT jalur ungu, eh gak taunya MRT lagi ada gangguan karena abis ujan gede semalemnya. Akhirnya, taradaaaa…. Naek shuttle bus free service dari MRT yang harus berhenti di setiap bus stop. Perjalanan yang kayaknya bisa nyampe 30 menit, akhirnya jadi 2 jam, chyin! 2 jam di jalanan doank! Mana gak tau jalan, naek shuttle bus, kata orang MRTnya turun di Boon Lay tapi abis ngelewatin Clementi, semua jalanan tulisannya Boon Lay, tapi kata orang belom nyampe. Jadi, daku harus turun dimanaaaa??? Liat GPS di handphone super keren, udah deket, eh tapi saking kerennya batre abis #awkwardmoment Nanya ke orang India berbulu dada lebat di sebelah daku, katanya bukan turun di Boon Lay tapi di Jurong East. Eaaa… Daku makin merasa kayak bebek nyasar. Tapi si mas India kan orang lokal sini, pasti tau jalan. Akhirnya daku turun di Jurong East bus stop. Antrian manusia kayak gak pernah naik shuttle bus aja! Ramenyaaaa! Nanya ke petugas bus, eh ternyata kata dia mesti nyebrang, naek shuttle bus lagi ke Boon Lay, baru naek bus 194 lagi di Bus Interchange di dalem mall. Daku: “Boon Lay???” Yang boneng aja chyin! Dasar mas-mas India berbulu dada lebat!

Bus 194 arah Jurong Bird Park

Masuk Jurong bayar $32, udah sepaket sama Singapore Zoo (FYI, lokasinya Singapore Zoo itu 45 menit lagi dari Jurong via shuttle bus). In my opinion, Jurong Bird Park masih kalah bagusnya sama Batu Secret Zoo-nya Malang. Soalnya Jurong cuma kayak hutan penuh sangkar burung doank. Mana tempatnya kecil pula.

Jurong Bird Park

Karena ujan gerimis, daku akhirnya laper (bilang aja tukang makan!). Daku gak kuat nahan hasrat beli hotdog, akhirnya beli di Ben & Jerry’s, harganya $5.5 tapi gedeeee. Enak dan lumayan worthed untuk makanan di dalem lokasi wisata.

Udah selesai keliling Jurong, akhirnya kita ke Singapore Zoo naek shuttle bus dari Jurong. Tapi ternyata shuttle bus-nya baru dateng jam 2, daku masih ada 45 menit lagi. Akhirnya daku sama Dee makan Briyani Rice, semacam makanan India, nasi kuning rempah plus sayur-sayuran. Karena porsinya gede, jadinya bisa dimakan berdua. Harganya lumayan murah kalo dimakan berdua $8.90. Dan… karena daku kayak onta, minum aer agak boros, jadinya stok aer minum yang dibawa udah abis, terpaksa beli air mineral $2. Akhirnya naek shuttle bus..  Naek shuttle ini juga ngerepotin karena agak-agak gak jelas jam-nya. Tapi untung akhirnya dapet. Shuttle bus $4.50 ke Singapore Zoo. Nyampe di Singapore Zoo, ujan badai, sodara-sodara! Tapi kita gak mau rugi! Buat apa bawa payung kalo gak dipake?! Ujan-ujanan ngeliatin macan tidur, kodok tidur, kanguru pacaran, kacamata daku udah berembun, burem, butuh wiper. Ujan bukannya makin kecil malah makin gede. Payung daku sampe udah bocor. Daku udah kebasahan, si Dee masih semangat aja kliling-kliling (dasar gak mau rugi kau!). Akhirnya udah jam 5an, kaki udah gak bisa diajak jalan lagi. Next, kita decide mau ke Marina Bay Sands. Dan, skali lagi sodara-sodara. We don’t know how to go there. Jreeeng.. It’s a real adventure! Nanya bagian informasi di Zoo, dijelasin panjang lebar, daku sama Dee yang bahasa inggrisnya pas-pasan, si orang informasi ngoceh cepet banget, akhirnya dia berasa kali kalo kita gak ngerti. Akhirnya dia googling, dia tulisin rute plus bus yang mesti kita naekin. Puanjaaaaang banget. Ada yang lucu di note-nya. Ditulisin naek bus ini, turun di halte ini setelah berapa kali bus stop. Ada 39 bus stop. Daku ngitungin dari pertama kali bus-nya berhenti, ngitungin bus stop-nya kayak ngitung duit gak kelar-kelar. Eh gak taunya udah mau nyampe. Padahal yang baru kehitung baru 6 halte. Kata Dee, mungkin lampu merahnya juga diitung. HUAHAHAHAHAHA… Akhirnya daku and Dee nyampe di Ang Mo Kio… Lokasi berrsejarah dan harus daku datengin lagi kalo ke Singapore!

To be continue…

Size Does Matter!

Size Does Matter!

Kata siapa ukuran yang besar-besar selalu lebih unggul?! Seenggaknya untuk pengalaman daku, ukuran besar mendatangkan malapetaka, chyin!

Jadi begini, setiap harinya daku perlu mobilitas fisik yang super tinggi. Maklum chyin, guru TK, kerjaannya ngejar dan dikejar malaikat-malaikat kecil yang bertanduk. Kegiatan kayak begini setiap hari, bikin daku merasa lapeeeeer gak pernah kenyang-kenyang alibi Jadi, sejak daku jadi guru TK, kapan pun, di mana pun, gimana pun, daku selalu nyari makanan. Hasilnya, dalam setahun kerja, massa tubuh daku naik 6 kilo! Iya iya, daku jadi gembrot, tapi masih kalah sama Jeunk Lala *kabur jauh-jauh sebelum ditoyor* Massa tubuh daku juga berbanding lurus sama lingkar badan. Gak paha, lengan, pipi, perut semuanya susah dibedain! Pernah waktu itu sekalinya daku narsis foto pake si bebeh, dipamerin di profile picture BBM, eh sama fotografer daku, lengan segini imutnya dibilang paha! Dunia kejam, Jendral! So, sejak itu daku gak percaya lagi kalo ukuran yang besar-besar itu selalu unggul!

Gak lama kemudian, belum selesai dengan paha di lengan itu, tiba-tiba…

Daku lagi enak-enaknya ngoceh-ngocehin anak yang gak ngerti bahasa planet daku. Langit warnanya masih biru, gaji masih segitu, danau PIK masih jorok kayak gitu, daku masih suka menggerutu, tiba-tiba daku kebelet pipis. Susah payah daku ngibrit-ngibrit ke toilet, akh toiletnya lagi ada orang! Balik lagi lah ke kelas! Muter-muter lagi di kelas sambil nahan pipis. Gak berapa lama kemudian daku ke toilet lagi. Ah.. Kali ini gak ada orang. Syuuuuuurrrr…. Leganya… Bener yah kata pepatah, “bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian”. Pipis hasil kebelet rasanya emang nikmat! Berasa kayak lagi utang 100 juta, tiba-tiba dilempar duit 500 juta! Eh, ini kok jadi melenceng yah??

Oke lanjuuuut….

Lagi enak-enak pipis sambil renungin nasib, daku ngeliatin celana panjang daku yang satu-satunya masih bisa dipake itu. LOH KOK?! EHHH.. INI APA?!?! INI LOBANG APA?!?! INI KENAPA?!?! Yak, seketika itu juga daku sadar, daku dikasi cobaan paling berat seumur hidup: celana robek di sekolah sementara aktivitas baru akan berakhir berjam-jam kemudian. Daku masih inget banget, waktu itu hari jumat. Daku gak jadi bersenang-senang di hari jumat gara-gara celana robek itu! Yes, daku perlu diet! Paha daku membesar! Jahitan celana daku juga udah hampir retak di pantat! Sekarang, badan daku udah siaga 1. Celana robek itu udah dijahit sama mama tercinta dan seminggu setelah itu daku cek lagi, semua jahitan di daerah pinggul udah retak-retak dan lampu UGD udah kelap-kelip. Akhirnya daku pake celana punya mama yang ukurannya longgar sambil ngarep dapet celana yang bakal abadi. Bye-bye celana retak!

FYI, pertama kali kerja, daku punya 6 stel celana panjang. Setahun kemudian, sisa 2 celana yang masih bisa dipakai. Beberapa bulan lalu sisa 1 celana. Dan hari ini, semua celananya udah dimasukin kardus, diganti sama celana era baru. Semoga celana yang sekarang nasibnya gak semenderita 6 celana pendahulunya.

Bener kan, size does matter! Bayangkan kalo ukuran body daku super slim, gak bakal deh kecelakaan celana robek di jam sekolah terjadi!

California King Bed

California King Bed

Gotcha! This song ruined in my mind all day long! It’s Rihanna’s new song: California King Bed. Love the music video clip because of the great tone!

Chest to chest
Nose to nose
Palm to palm
We were always just that close
Wrist to wrist
Toe to toe
Lips that felt just like the inside of a rose
So, how come when I reach out my finger
It feels like more than distance between us

In this California king bed
We’re ten thousand miles apart
I’ve been California wishing on these stars
For your heart for me
My California king

Eye to eye
Cheek to cheek
Side by side
You were sleeping next to me
Arm in arm
Dusk to dawn
With the curtains drawn
And a little last night on these sheets
So, how come when I reach out my fingers
It seems like more than distance between us

In this California king bed

We’re ten thousand miles apart
I’ve been California wishing on these stars
For your heart for me
My California king

Just when I felt like giving up on us
You turned around and gave me one last touch
That made everything feel better
And even then my eyes got wetter
So confused wanna ask you if you love me
But I don’t wanna seem so weak
Maybe I’ve been California dreaming

In this California king bed
We’re ten thousand miles apart
I’ve been California wishing on these stars
For your heart for me
My California king
My California King

In this California king bed
We’re ten thousand miles apart
I’ve been California wishing on these stars
For your heart for me
My California king

For download this song:  http://www.4shar*d.com/audio/JVxqGhrT/14California_King_Bed_-_Rihana.htm (ganti tanda bintang dengan huruf e )

20 Lagu versi Maylinda!

20 Lagu versi Maylinda!

Pernah merasa jatuh cinta sampai pingin loncat-loncat di kantor polisi??
Pernah merasa patah hati sampai rasanya pingin loncat dari menara petronas??
Atau pernah merasa mati rasa sampai rasanya pingin nelen biang es??
Yak!Tanpa kita sadari, semua perasaan kita baik seneng, sedih, kesal, marah, kecewa terhubung oleh sesuatu yang namanya LAGU!Mungkin tanpa kita sadari, waktu kita lagi seneng karena jatuh cinta, kita bisa seharian memutar lagu itu-itu aja. Mungkin juga tanpa kita sadari, kita mendadak jadi drama queen yang super mellow gara-gara dengerin lagu yang tanpa sengaja muterin lagu-lagu mellow. Yeah.. It’s the power of music guys!

Dalam perjalanan hidup saya, lagu jadi salah satu hal penting dan bermakna. Coba aja kalau naik kendaraan selama 2 jam tanpa ada lagu, langsung mati gaya!
Ini nih 20 lagu roman dari jaman saya baru akil balik sampai sekarang! *sori yah, masi muda chyin!*

Ini dia playlist randomnya:

1. I WISH YOU LOVE – Rachael Yamagata

Siapa yang pernah jatuh cinta?? *tunjuk jempol*

Siapa yang pernah patah hati?? *tunjuk kelingking*

Yak, hampir setiap orang pernah jatuh cinta dan pernah patah hati di waktu yang sama, termasuk saya. Jatuh cinta dan berusaha untuk mendapatkan cinta itu sampai akhirnya kita sadar sendiri kalo kita gak akan bisa mendapatkan cinta itu.  Lagu ini kedengerannya emang cengeng banget, tapi liriknya ternyata sangat dalam dan jauh dari kata cengeng. Ini kutipan lirik favorit daku:

“My breaking heart and I agree that you and I could never be. So with my best.. My very best.. I set you free”

2. IMAGINE – John Lennon

Siapa yang suka didiskriminasi? Ga ada satu orang pun di dunia yang suka didiskriminasi dan jadi kalangan terbuang, hidup penuh tekanan, dan selalu tertolak. Seenggaknya lagu ini membangkitkan mimpi saya tentang dunia yang damai tanpa tekanan.

“Imagine no possessions . I wonder if you can . No need for greed or hunger. A brotherhood of man . Imagine all the people. Sharing all the world”

3. MY LOVE – Westlife

Chyint! ABG 90-an mana yang gak tau lagu ini?! Hei hei! Lagu ini jadi semacam anthem di jamannya. Baru 1 nada aja yang keluar, remaja-remaja di tahun itu pasti langsung tau lagunya! Lagu yang sangat easy listen dan udah pasti gampang dinyanyiin. Sebagian besar orang-orang pasti pernah karaoke-an pake lagu ini!

“An empty street, an empty house.. A hole inside my heart.. I’m all alone, the rooms are getting smaller.”

4. I KNEW I LOVED YOU – Savage Garden

Remaja hits mana sih yang ga pernah denger lagu ini?? Hits-nya menyaingi westlife begini, pasti banyak yang punya deh di playlist mp3! Daku aja sampe repeat ini lagu di mp3 :-) Duo maut Darren Hayes dan Daniel Jones ini bener-bener menghipnotis seluruh dunia!

“I knew I loved you before I met you. I think I dreamed you into life. I knew I loved you before I met you. I have been waiting all my life”

5. STAY THE SAME – Joey McIntyre

Susul-susulan eksis di dunia MTV bareng Westlife, Joey McIntyre ternyata gak kalah eksis loh! Cowo ganteng yang hobi pake jaket kulit warna coklat ini udah menghipnotis cewe-cewe di era 90-an dengan mata birunya.

“Don’t you ever wish you were someone else,
You were meant to be the way you are exactly.
Don’t you ever say you don’t like the way you are.
When you learn to love yourself, you’re better off by far.”

6. LUCKY – Britney Spears

Ratu Pop satu ini punya seribu satu cara untuk membuat fans-nya menjerit. Hampir semua lagunya jadi hits di setiap tangga lagu. Tapi menurut saya, lagu Lucky ini yang paling ngehits dan gak terkesan dilebih-lebihkan. Lagu ini semacam curhat-nya Jeung Britney yang kecapean jadi Pop Diva *kalo cape, oper ke daku donk!*

“She’s a star .. But she cry cry cries in her lonely heart. Thinking, if there’s nothing missing in my life. Then why do these tears come at night?”

7. A WHOLE NEW WORLD – Peabo Bryson & Regine

This is an everlasting song! Yeah, lagu ini jadi soundtrack salah satu film Disney yang judulnya Aladin. Suara beningnya Peabo dan Regine gak bakal bikin lagu ini terlupakan!

“A whole new world .. A new fantastic point of view .. No one to tell us no.. Or where to go.. Or say we’re only dreaming”

8. WHEN YOU TELL ME THAT YOU LOVE ME – Diana Ross

Mau siapapun yang nyanyiin lagu ini, liriknya tetep dalem! Mulai dari tante Diana Ross sampai Westlife, lagunya tetep hits! Liriknya sangat menggambarkan orang-orang yang lagi jatuh cinta *dan cintanya terbalas* Saya masih inget waktu jatuh cinta dulu, saya sampe dengerin lagu ini bolak balik! And the craziest thing is: Daku yang engga lagi jatuh cinta, pas denger lagu ini langsung jatuh cinta walaupun entah sama siapa! *tutup muka*

“I wanna kiss your smile and feel the pain. I know what’s beautiful.. looking at you. In a world of lies.. You are the truth”

*and believe it or not daku langsung senyam senyum sekarang*

9. PRIVATE EMOTION – Ricky Martin & Meja

Akh! Si om seksi Ricky Martin sama tante Meja bener-bener bikin lagunya menggereget. Buat daku pribadi, waktu dengerin lagunya, berasa emosi tingkat tinggi! Eits… Tapi bukan emosi pingin nabok yah. Emosi gemes! Di antara deretan lagunya om Ricky Martin, lagu ini yang paling mendengung di kepala sampai sekarang :-)

“It’s a private emotion that fills you tonight and a silence falls between us as the shadows steal the light..”

10. LOST IN SPACE – Lighthouse Family

Oh crap! Semua lagu-lagu di albumnya gak ada yang mubazir! Band ini mengolah lagu cinta jadi sesuatu yang gak cengeng dan kuat. I’m totally lost!

“You are the one thing that keeps me smiling.. That’s why I’m always wishing hard for you..”

 

Sementara 10 dulu yah, chyint! Eke puter playlist dulu :)

Surabaya – Malang – Bali

Surabaya – Malang – Bali

Turn holiday button on!

Yap! Ini adalah Trip Report pertama yang saya bikin. Semoga isinya bisa membantu traveller-traveller untuk budgeting

Jadi, sekitar bulan Juni kemarin saya dan 2 teman kerja yang kebetulan berprofesi jadi guru, punya jatah liburan 2 minggu (liburan tahun ajaran baru). Khawatir liburan kita bakal membosankan, akhirnya beberapa bulan sebelum liburan kita bikin rencana untuk travell keliling Jawa! Karena keterbatasan waktu liburan dan besarnya pulau Jawa, akhirnya kita putuskan untuk keliling ke Surabaya, Malang, dan Bali (iya sih Bali bukan Jawa, tapi deket-deket gak apa-apa lah^^) Alasan kenapa kita keliling ke 3 kota tersebut:

1. Surabaya – Salah satu dari teman kerja saya orang tua nya tinggal di Surabaya. Supaya teman saya tetap bisa ber-fellowship sama orang tuanya dan menikmati liburan, akhirnya kita putuskan untuk stay di Surabaya beberapa hari (ah, bilang aja biar dapet tempat nginep gratis!)

2. Malang – Tadinya ini cuma jadi tujuan salah satu teman saya karena dia harus membawakan titipan ke Malang. Tapi karena saya gak pernah ke Malang, akhirnya saya putuskan untuk sekalian ikut dan lihat-lihat. Dan akhirnya… Jreeeeeng! (ceritanya nanti yah ^^)

3. Bali – Woohooooo! Ini yang jadi main theme kita selama liburan!

Karena keterbatasan uang tabungan, akhirnya saya dan 2 orang teman saya memutuskan untuk pergi-pulang melalui jalur darat (lebih murah euy!). Jadi, rutenya gini: Jakarta-Surabaya-Malang-Surabaya-Bali-Surabaya-Jakarta. Kok bolak balik Surabaya terus sih?! Jadi begini, teman saya yang orang tuanya di Surabaya (anggep aja namanya Lala) gak ikutan ke Malang. Jadi, supaya bisa berangkat ke Bali barengan, dari Malang saya ke Surabaya lagi. Dari Bali, karena gak ada jalur darat yang murmer dan barang-barang kita ditinggal di Surabaya, jadi kita harus balik ke Surabaya.

Begini ceritanya…

Malem-malem dingin, sehabis dinner keluarga di MOI, saya langsung meluncur ke Stasiun Gambir. Sampai di Gambir, ternyata baru Lala yang sampai, Pipi masih on the way. Kita bakal naik Kereta Argo Anggrek 2 yang berangkat kira-kira pk.21.45. Ada cerita lagi nih di balik pemilihan kereta ini! Jadi, menurut info, KAI mengadakan promo tiket untuk kereta jarak jauh seharga 100 ribu rupiah! Untuk ngedapetin tiket seharga ini, kita harus pesan dan beli di loket stasiun 30 hari sebelum keberangkatan. Atas nama penghematan, kita bertiga berjibaku menyundul Bapak-bapak kepala botak, anak-anak calon timnas demi tiket 100 ribu rupiah! *hei, ini cuma drama! daku jangan dicibir, please!* Loket buka pk. 07.00 dan Lala udah nyampe jam 06.00! Sedangkan saya?? Baru bangun jam 06.00 *dirajam tiket* Terus Pipi kemana donk?? Dia mungkin lagi entah dimana kemana –’

Lanjut…

Akhirnya kita masuk ke Kereta Eksekutif Argo Anggrek 2. Keretanya cukup bersih dan nyaman. Tapi dengan lama perjalanan 13 jam, senyaman-nyamannya kereta, gak ada yang kalahin nyamannya pesawat! Betul sekali pemirsa! 13 jam perjalanan (mungkin lebih) dari Jakarta-Surabaya! Salut untuk orang-orang yang kuat berangkat naik kereta/bus dari Jakarta-Banyuwangi. Sampai di Surabaya, dengan kepala dan nyawa terhuyung-huyung, kita dijemput mama dan adik Lala. Sampai di rumah Lala, saya dan Pipi langsung tewas seketika!

Kereta Eksekutif Argo Anggrek

Gak cukup de perjalanan kereta Argo Anggrek, keesokan sorenya, saya dan Pipi berangkat ke Malang dengan Kereta Penataran Ekonomi kira-kira 4 jam! Di awal perjalanan, semua keliatan asik-asik aja. Banyak yang jual makanan enak dan murah. Di seperempat perjalanan semua berubah! Kereta mendadak jadi tempat pengasinan ikan laut! Yeay! It’s too crowd! Sesak, sempit, bau, pokoknya berasa bukan jadi manusia deh! Akhirnya turun di stasiun Malang dengan bersusah payah dan hampir ketinggalan karena terlalu sempit untuk keluar. Sampai di Malang, kita langsung ke Alun-alun kota, bergaya sedikit lalu makan bakso Malang yang tersohor itu (tips: jangan makan bakso di alun-alun, mendingan makan di kaki 5 atau yg lewat aja, mahal dan gak enak).

Duta Wisata Kota Malang :D

Di Malang, kita nginap di penginapan Arjuno (lupa nama jalannya), semalam cuma 150ribu dengan fasilitas AC, hot water, TV. Tapi tempatnya yah gitu deh.. Ngomongin penginapan, sempet kesel juga karena daku lupa punya temen di Malang! Baru inget waktu kita udah check in di penginapan. Pas contact, ternyata rumah temen daku itu deket sama penginapan! Malemnya kita  ke rumah temen daku itu, di jl.Merbabu, Euphoria Cafe. Sampai di rumah temen itu, kita disuguhin macem-macem sampe akhirnya kita hangout bareng kakak dan kakak ipar si temen (temen daku lagi gak di Malang, jadinya kita kesitu ketemu Ibu dan kakak+kakak iparnya doank. Baik sekali!). Kita makan nasi rawon plus-plus di warung Pak Djenggot. Besoknya, saya dan Pipi berangkat ke Batu, kita mau liat kebun binatang yang terkenal seantero Jawa Timur! Namanya: Jatim Park and Batu Secret Zoo! Woohooo! I was totally fun there! Itu kebun binatang terbaik yang pernah saya datengin. Sekedar info, kebun binatang ini cocok banget untuk study tour siswa karena menyediakan informasi satwa yang lengkap dan pastinya menyediakan kesenangan yang positif untuk anak-anak.

Batu Secret Zoo, Malang

Dengan harga 40rb weekday atau 50rb weekend anda dan keluarga bisa menikmati pemandangan sekaligus petualangan di dalam kebun binatang ini lho!

Sekarang waktunya move on *loh?! Ini bukan cerita patah hati yah!* ke Bali. Dari Malang, kita ke Surabaya dan naik travel Cipaganti yang seharga 170rb ke Bali. Sampai di Bali, kita stay beberapa menit di ruko kolega Lala untuk tarik napas sebentar dan ngarep kita dikasi tumpangan nginep gratis :D Tapi itu hanya mimpi sodara-sodara! Yang kita dapet disitu: tatapan sadis sang kolega! Walopun akhirnya kita dikasih makan nasi campur Bali*lempar sate!* Saya dan teman-teman berjibaku menelepon satu persatu nomor penginapan yang daku simpan hasil googling. Akhirnya dapetlah penginapan Arthawan! Guys, there’s no other heaven waktu daku, Lala, n Pipi dapet penginapan ini. KENAPA?! Karena… Dengan mengeluarkan 120rb untuk bertiga, kita udah mendapatkan sebuah kamar dengan 2 beds, kamar mandi dalem, dan balkon! Plus bonus paling gedenya: kita tetanggaan dengan bule! Emang kedengeran agak norak, tapi inilah inti dari trip kita: dapet temen baru, kalo bisa foreigner :D Kita kedapetan temen baru dari Italia, namanya Claudio. Walaupun cuma tetanggaan untuk 2 hari, gak berarti kita kehabisan stok temen baru! Setelah Claudio pergi, kita ketemu Erina, dari Jepang! They’re really a good friend!

Claudio with us :)

With Erina :)

Bali! Bali! Bali! Karena satu dan lain hal, akhirnya kita bertiga gak terlalu explore Bali. Cuma ke GWK, Dreamland, Uluwatu, dan Kuta-Legian. Kerjaan kita selama di Bali cuma guling-gulingan ngabisin waktu di Kuta sampe hafal belokan-belokannya –’ I promise to go back someday :)

Garuda Wisnu Kencana, Bali

Dreamland Beach, Bali

Uluwatu, Bali

Monkey (s) in Uluwatu

Di Uluwatu, banyak banget monyet-monyet iseng yang mendadak bisa merampok kacamata, anting, kalung, cincin, bahkan sendal jepit! Jadi, kalo mau kesini, sebaiknya tampil “polos” aja yah :)

That’s my first trip! Maap kalo tulisan masih berantakan di sana sini, akan segera diperbaiki di Trip Report berikutnya :)

Budget:

Tiket Kereta Eksekutif Promo Jakarta-Surabaya 100rb

Tiket Kereta Ekonomi Surabaya-Malang rb

Penginapan Arjuno Malang 150rb

Tiket Masuk Batu Secret Zoo 50rb

Tiket Bus Eksekutif Malang-Surabaya 15rb

Bus Travel Cipaganti Surabaya-Bali-Surabaya 340rb

Sewa Mobil keliling Bali 350rb/hari

Penginapan Arthawan 120rb/malam/3 orang

Tiket Kereta Bisnis Surabaya-Jakarta 175rb

TIPS untuk perjalanan darat:

- Pastikan sehat jiwa dan raga

- Jangan terlalu banyak minum

- Bawa obat bagi yang mabuk kendaraan

- Bawa barang secukupnya (kalau bisa 1 tas backpack udah cukup)

Have a nice trip!

First Day with Angels

First Day with Angels

Kemarin adalah hari pertama anak-anak masuk sekolah. Pengalaman kedua kalinya setelah tahun kemarin. Bedanya, tahun kemarin anak-anak yang masuk kelas daku masih labil-labil (banyak yang nangis sampe muntah-muntah) tapi tahun ini anak-anak yang masuk kelas daku udah pada nyante cuma 1 anak yang nangis. Kenapa? Karena tahun kemaren daku ngajar K1 dan tahun ini daku ngajar K2 yang secara anak-anak K2 sekarang udah banyak yang kenal daku yang asalnya dari K1.

Masih berasa tegang, nervous, dan salting pas ketemu hari pertama. Pertanyaan yang sama yang pernah daku pikirin pas tahun ajaran lalu juga keluar: “bisa gak yah daku sayang sama anak-anak ini?”

Jawaban tahun lalu: “Ah… Akhirnya daku bisa sayang banget sama mereka! Rasanya gak kepingin naekin mereka :D

Jawaban tahun ini: “Duh, kok kayaknya susah ya? Apalagi emang udah kenal beberapa anaknya dan udah tau sifat-sifat mereka. Dan yang paling penting: karena daku masih sayaaaaaang banget sama anak-anak K1 kemaren, dan merasa posisi mereka gak bisa digantiin”

Ah! Ini sifat terlarang! Daku harus ngerelain PVM, RS, KL, VL, KW diajar sama guru lain! Dan… Dapetlah daku ngajar anak yang sama pas K1 dulu. Jreeeeng.. Tapinya mereka ini anak yang bisa bikin daku angkat rok trus lari-lari keliling CP pake sepatu balet! Bok! Kenapa juga toh daku dikasi anak yang super lemot, gak nyambung, dan parahnya adalah yang kalo nangis bisa ampe beler-beler!

Hari ini, gak tau karena apa, murid daku yang dari K1 nangis tanpa sebab sampe ingus plus iler berjatohan. Sekedar ngebantu, daku deskripsiin bentuk ingusnya: awalnya warna putih kentel, lama-lama jadi ijo, lama-lama iler pun jatoh barengan ama ingus kentel itu. Daku kasih tisu suru dia lap. No Respon. Daku suru dia buang tisu-nya ke tong sampah. No Respon. Tetep di posisi yang sama, dia nangis ngeluarin ingus beserta embel-embel sistemnya. Daku yang gampang muntahan, super duper terpaksa ngelap idung ama mulutnya PLUS ingus-ingus di lante sambil mulut monyong-monyong karena mau muntah. Eits.. Itu tadi di posisi duduk di lante. Trus daku suru dia duduk di bangku, karena temen-temen yang laen udah daku kasi kerjaan gunting-gunting. Eh mak, dia donk nangis lagi, beler lagi! Doh, kurang mual apaan lagi sih daku pas ronde pertama sampe kudu dikasi ronde kedua gini?! Akhirnya dia gak ngerjain apa-apa hari ini, padahal temen-temen yang laennya udah ngerjain ini-itu semoga besok bisa daku kejer semua tugas-tugasnya. Pas pulang sekolah, daku kasi tau ke Papanya kalo dia seharian nangis sampe gak ngerjain apa-apa. Gak berapa lama, Papanya datengin daku. Papanya bilang, anaknya takut gara-gara pas hari senin kemarin dia dimarahin sama guru-guru di kelas motorik kasarnya. Loh?! Dimarahin apaan?! Cuma disuruh nyanyi, ngikutin guru-gurunya doank dan anak ini emang pasif banget, gak mau nyanyi, gak mau gerak. So, wajar donk kalo gurunya ngasi teguran supaya dia lebih aktif. TEGURAN loh bukan MARAHIN.

Ah.. Jadi begitulah nasib guru TK. Walaupun cuma ngajar di kelas selama 3 jam, tapi resiko difitnah-nya sebanding sama orang yang kerja 12 jam. Tiap gerakan anak-anaknya kudu diperhatiin biar kalo ada anak yang bohong bisa ketauan. FYI yah, siapa bilang anak kecil itu polos lugu dan gak bisa bohong? ITU BOHONG! Atau itu cuma segelintir super segelintir! Walaupun masih kecil, mereka udah bisa loh melakukan defense mechanism! Contohnya: Si A abis jatoh kejeduk meja dan benjol gara-gara dia lagi main berantem-beranteman secara monolog. Terus lapor ke gurunya dan bilang: “Miss! Barusan si B tonjokin aku sampe jatoh, nih benjol!” Tuh kan?! Mengerikan sekali ngeliat anak sekecil gitu bisa mikirin nyari kambing hitam. Jadi, kalau punya mata cadangan, buat guru-guru TK, mendingan dipake deh tuh mata cadangannya.

Gawatnya lagi, daku gak punya asisten dan harus handle 17 anak. Phew.. Rasanya daku pingin masang cctv aja di kelas! Waktu taon kemaren, ada murid daku yang gara-gara dia lari di kelas, jatoh, dan akhirnya dagunya ketancep baloon stick sampe berdarah dan perlu di jahit. Gosh! Itu bukan cuma trauma buat anaknya, tapi trauma buat daku juga yang untuk pertama kalinya jadi homeroom teacher! Sejak itu, daku jadi super galak banget dan punya pita suara kayak speaker simba. Bukan buat nakut-nakutin anak walaupun kayaknya emang itu sih tujuannya tapi biar mereka lebih aware sama daku dan gak kayak keong racun guling-gulingan di kelas!

Tapi tahun ajaran baru ini, gak tau kemana ini pita suara. Awal masuk sekolah, tenggorokan daku malah seret gak bisa tereak-tereak. Untungnya pake kelas yang jauh lebih kecil daripada yang dulu (yang dulu tuh kelas gedenya kayak rumah!)

Tahun ini, dkau berdoa berdoa berdoa sekaliiiii…. Semoga daku bisa sayang sama anak-anak di kelas, bisa lebih interaktif sama ortu-nya, bisa gak melow waktu graduation nanti.

Daku yakin dan percaya, walaupun mereka bandel-bandel dan susah diatur, itu pasti karena mereka juga lagi belajar dengan cara yang “beda”!

Mari semangat buat tahun ajaran baru ini! Biar TK, tapi semangatnya kayak Mahasiswa! ngomongin mahasiswa, daku jadi inget sama skripsi

*nama-nama anak sengaja dikasi inisial supaya gak mengganggu siapapun :)